Setelah Ramadan, kita sering punya niat besar.
Ingin tetap rajin ibadah, ingin jadi lebih sabar, ingin berubah.
Tapi seringnya, semua dimulai terlalu besar… lalu berhenti di tengah jalan.
Padahal perubahan tidak harus selalu besar.
Justru yang kecil, yang sederhana, yang konsisten—itu yang bertahan.
Seperti tetap menyempatkan doa meski singkat.
Seperti menahan emosi satu kali lebih banyak dari biasanya.
Seperti memilih diam saat tidak perlu berbicara.
Hal-hal kecil yang mungkin tidak terlihat,
tapi diam-diam membentuk diri kita.
Idul Fitri mengajarkan bahwa kembali ke fitrah bukan lompatan besar.
Tapi langkah kecil yang dijaga, setiap hari.
Pelan-pelan saja.
Tidak perlu sempurna.
Yang penting… tetap berjalan.
0 komentar:
Posting Komentar