Tanggal 19 Maret 2026, sidang isbat telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Itu artinya, Jumat menjadi hari terakhir kita menjalani puasa Ramadan tahun ini.
Ada perasaan yang sulit dijelaskan.
Di satu sisi, ada rasa syukur yang begitu dalam—karena diberi kesempatan menyelesaikan 30 hari penuh ibadah puasa. Tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama. Ada yang terhenti di tengah jalan, ada yang tahun ini hanya bisa menjadi kenangan.
Namun di sisi lain, ada rasa haru yang pelan-pelan datang. Ramadan yang terasa begitu cepat berlalu, kini benar-benar akan pergi.
Ramadan bukan sekadar bulan menahan lapar dan haus. Ia adalah ruang belajar—tentang sabar, tentang menahan diri, tentang kembali mengingat siapa diri kita sebenarnya. Di bulan ini, kita lebih dekat dengan Tuhan, lebih peka terhadap sesama, dan lebih jujur pada hati sendiri.
Kini, saat Ramadan berakhir, pertanyaannya bukan lagi:
“Sudah berapa hari kita berpuasa?”
Tetapi:
“Apa yang masih kita bawa setelah Ramadan pergi?”
Apakah kebiasaan baik itu masih akan bertahan?
Apakah shalat kita tetap terjaga?
Apakah hati kita masih selembut saat di bulan suci?
Di penghujung ini, satu doa sederhana mengalir pelan:
Ya Allah, terimalah semua amal ibadah kami, sekecil apa pun itu.
Dan satu harapan besar ikut menyertainya:
Semoga kami masih diberi umur, kesehatan, dan kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadan tahun depan—bersama keluarga tercinta.
Karena sejatinya, bukan kita yang menunggu Ramadan…
Tapi Ramadanlah yang belum tentu menunggu kita.
Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Semoga hati kembali bersih, dan langkah ke depan menjadi lebih berarti.
Baca Juga :
👉 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026
👉 Makna Idul Fitri Setelah Ramadan

0 komentar:
Posting Komentar